Pupuk organik adalah

Pupuk Organik Adalah Yang Terbaik Dan Ramah Lingkungan

Di era modern seperti saat ini telah digaungkan untuk menerapkan konsep kembali ke alam. Dalam hal ini para petani dituntut untuk menghasilkan produk pertanian yang organik sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Nah, untuk menghasilkan produk pertanian yang organik dibutuhkan pupuk organik yang bagus. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari limbah ternak atau cairan seperti merang, sekam padi, kotoran ternak, dan lainnya.

Demi meningkatkan produk pertanian organik, harus dilakukan sesuai konsep pertanian organik. Semua harus dilakukan dengan menggunakan bahan organik, tidak ada produk kimia yang digunakan, sehingga hasilnya benar-benar organik.

Manfaat Menggunakan Pupuk Organik Untuk Tanaman

Bagi kamu yang ingin menanam tanaman lebih baik menggunakan pupuk organik. Pupuk organik adalah salah satu jenis pupuk dari sumber nabati dan hewani yang berperan untuk memberikan nutrisi pada tumbuhan dan tanah.

Penggunaan pupuk alami ini adalah untuk memperbaiki kualitas biologis, kimia, dan fisik pada tanah. Saat ini kebanyakan orang lebih memilih memakai pupuk organik karena lebih ramah lingkungan dan aman untuk manusia.

Lebih lengkapnya, pada saat ini akan dijelaskan mengenai beberapa manfaat menggunakan pupuk organik. Selengkapnya bisa simak penjelasan berikut ini :

  • Mengurangi pencemaran lingkungan

Saat ini semua orang disarankan untuk menerapkan zero waste atau bebas limbah. Jadi dengan penggunaan pupuk organik, kamu sudah berusaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan terhadap tanaman. Tentu penggunaan bahan baku yang alami membuat lingkungan lebih sejuk dan tanaman yang dihasilkan juga berkualitas.

  • Memperbaiki ekosistem dan struktur tanah

Apabila kamu menggunakan pupuk organik akan membuat tanah lebih subur dan produktif. Sehingga tanaman yang kamu tanam akan tumbuh lebih cepat dan sehat. Jadi dengan memberikan pupuk organik akan membuat tumbuhan mendapatkan nutrisi yang cukup.

Selain itu ekosistem dalam tanah akan lebih banyak dan meningkat. Hasilnya struktur tanah akan lebih bagus dan retensi air tanah juga akan meningkat. Nah, dengan kondisi tanah yang bagus bisa membantu merangsang pertumbuhan akar tumbuhan lebih cepat.

  • Meningkatkan aktivitas biologis tanah

Saat ini banyak orang memilih untuk menggunakan pupuk organik karena mengandung mikroorganisme seperti cacing dan lainnya. Adanya para mikroorganisme ini akan membuat tanah lebih lembab, subur, dan memiliki suhu ideal untuk tumbuhan.

Aktivitas para mikroorganisme ini bisa menghasilkan nutrisi penting untuk tanaman. Kalau kamu menggunakan pupuk kimia maka bisa mengganggu tanaman dalam menyerap nutrisi. Selain itu akan membuat para mikroorganisme tidak bisa berkembang dengan baik.

  • Pupuk organik memiliki nutrisi yang baik untuk tumbuhan

Saat ini kondisi iklim sering berubah-ubah disertai suhu yang ekstrim, hal ini sangat berpengaruh terhadap kondisi tanaman. Nah, agar tanaman tetap terpenuhi nutrisinya kamu bisa menggunakan pupuk organik.

Pupuk organik adalah salah satu pupuk yang memiliki kandungan penting seperti kalsium, nitrogen, dan fosfor yang baik untuk segala jenis tumbuhan.

Jenis-Jenis Pupuk Organik yang Bagus Untuk Tanaman dan Tanah

Setelah melihat berbagai manfaat yang ditawarkan, tentu kamu mulai tertarik untuk menggunakan pupuk organik. Ada beberapa jenis pupuk organik yang sering digunakan para petani yang bisa kamu dapatkan dari alam. Semua jenis pupuk organik memiliki fungsi yang hampir sama yaitu menggemburkan tanah dan meningkatkan kesuburan.

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa jenis pupuk organik yang berkualitas. Selengkapnya bisa simak penjelasan berikut ini :

  • Pupuk Kandang

Jenis pupuk organik pertama yang paling populer di kalangan masyarakat adalah pupuk kandang. Pupuk organik ini berasal dari hewan atau ternak seperti kerbau, sapi, domba, ayam, bebek, kambing, dan lainnya.

Biasanya pupuk kandang ini berbentuk padat dan cairan yang mengandung unsur makro dan mikro. Nah, kandungan pada pupuk kandang ini sangatlah dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk kandang yang berbentuk padat mengandung nitrogen, fosfor, kalsium, dan kalium.

Kalau dilihat dari bahan dasar yang digunakan pupuk kandang ini dibedakan menjadi 2 jenis. 

  • Pupuk Dingin

Pupuk dingin merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang sudah diuraikan oleh mikroorganisme secara perlahan. Nah, berkat pengolahan dari mikroorganisme tersebut tidak menyebabkan suhu tanah naik. Salah satu contohnya pupuk kandang dari kotoran kerbau atau sapi bisa langsung diberikan pada tanaman tanpa ada efek negatif walau tidak di proses dulu.

  • Pupuk Panas

Pupuk panas berasal dari kotoran hewan yang diuraikan dengan cpeat sehingga bisa menyebabkan suhu tanah naik. Pupuk panas ini berasal dari kotoran kuda, kambing, dan ayam. Memang pupuk ini sangat baik untuk tanaman namun harus melalui proses penyimpanan agar suhunya bisa stabil.

Pupuk kandang ini sangat baik untuk tanaman karena mengandung unsur hara mikro dan makro. Selain itu dengan menggunakan pupuk kandang bisa membantu memperbaiki struktur tanah dan pertumbuhan tanaman lebih optimal.

  • Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari hewan, tanaman, dan limbah organik yang sudah melalui proses fermentasi. Bahan ternak yang sering dijadikan sebagai pupuk kompos adalah sisa pakan ternak yang terbuang, urin, dan kotoran ternak. Sementara kalau dari tanaman seperti sisa tanaman jagung, sayuran busuk, gulma, batang pisang, jerami, dan sekam padi.

Pupuk kompos ini salah satu pupuk organik yang banyak digunakan karena menawarkan banyak keunggulan. Penggunaan pupuk kompos ini bisa membantu memperkuat daya ikat zat hara pada tanah, memperbaiki struktur tanah, dan bisa memperbaiki drainase pada tanah.

  • Pupuk Organik Hayati

Pupuk organik hayati ini merupakan pupuk organik cair yang berasal dari semua jenis dengan memanfaatkan organisme hidup. Pupuk organik adalah pupuk yang berfungsi untuk meningkatkan kesuburan dan meningkatkan produksi tanah dan tanaman.

Banyak orang menggunakan pupuk organik ini karena bisa memperbaiki kondisi tanah, menambah zat hara untuk tanaman, dan meningkatkan pertumbuhan parasit.

  • Pupuk Hijau

Pupuk organik adalah salah satu jenis pupuk yang berasal dari sisa-sisa tanaman hijau, kotoran hewan, dan lainnya. Pupuk Hijau berasal dari tanaman sisa panen yang digunakan seluruh bagiannya. Selain itu ada juga yang sengaja menanam untuk dijadikan pupuk hijau.

Tanaman yang sering digunakan untuk pupuk hijau adalah tanaman kacang-kacangan, pakis air, dan tanaman ki hujan. Banyak orang yang menggunakan pupuk hijau karena lebih efektif dalam meningkatkan unsur hara dan unsur organik di tanah. Hasilnya adalah bisa meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman.

  • Humus

Humus merupakan salah satu pupuk organik yang berasal dari proses pembusukan ranting dan daun-daunan. Sehingga tanah yang ada humusnya memiliki kualitas terbaik untuk menanam berbagai tanaman.

Selain berasal dari pembusukan ranting dan daun, humus ini juga berasal dari limbah ternak, makanan, limbah pertanian, limbah rumah tangga, dan kayu. Humus ini sangat bermanfaat sebagai pupuk, sumber energi untuk mikroorganisme, dan untuk menjaga kandungan air di tanah.

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis pupuk organik yang bisa kamu pakai untuk menjaga kesuburan tanah. Jadi pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa makhluk hidup dan limbah ternak yang baik untuk mengembalikan kesuburan tanah dan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.