rumus Kimia pupuk KCl

Ini Dia Rumus Kimia Pupuk KCl , Pupuk Andalan Petani

Pupuk memiliki andil yang cukup penting dalam keberhasilan pertanian. Kandungan unsur hara yang terdapat pupuk dapat membantu kesuburan pada tumbuhan. Pupuk banyak digunakan petani untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Meskipun sama-sama memiliki tujuan untuk menyuburkan tanaman, pupuk tersedia dalam banyak jenis. Termasuk KCl yang berguna untuk para petani. Kini bakal di bahas tentang rumus Kimia pupuk KCl.

Pada umumnya, pupuk terbagi menjadi dua jenis. Pupuk organik dan pupuk nonorganik. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pupuk organik banyak digunakan para petani sebelum adanya pupuk anorganik atau disebut pupuk kimia.

Saat ini, penggunaan pupuk kimia sebagai penyubur tanaman lebih banyak digunakan para petani. Selain lebih praktis, pupuk kimia juga lebih cepat terserap oleh tanaman. Reaksinya lebih cepat dan biayanya relatif lebih murah dibandingkan pupuk organik. Salah satu pupuk kimia andalan para petani yaitu pupuk KCl.

Pupuk KCl (Kalium Klorida) sudah tidak asing lagi di kalangan para petani. Pupuk KCl menjadi salah satu pupuk andalan yang kerap digunakan para petani. Unsur kandungan pupuk KCl mudah diserap tanaman.

Reaksi kimia pupuk KCl ini bersifat netral, sangat cocok apabila digunakan sebagai pupuk dasar. Namun, tidak memungkiri pupuk KCl juga dipakai untuk pupuk susulan karena beberapa keunggulannya.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai pupuk KCl, Anda juga harus mengetahui unsur pembentuk dari KCl. Dari rumus kimia pupuk KCl, unsur pembentuknya dan juga manfaat penggunaan pupuknya. Dengan begitu penggunaan pupuk KCl bisa lebih optimal.

Penjabaran Rumus Kimia Pupuk KCl

Mengetahui penjabaran rumus kimia juga bagian penting jika ingin mengenal jenis pupuk. Ada banyak jenis pupuk kimia yang bervariatif dengan berbagai macam unsur. Ada yang memiliki unsur tunggal. Ada juga pupuk dengan kandungan pupuk majemuk. Pupuk KCl sendiri termasuk dalam jenis pupuk majemuk.

Pada dasarnya, rumus kimia pupuk KCl terbentuk dari K: Kalium dan Cl: Clorida yaitu Kalium Clorida. Penamaan senyawa KCl diambil dengan berdasarkan tata nama garam normal. Tata nama garam normal yaitu apabila terdapat garam yang valensi logamnya hanya satu, maka cukup disebutkan logamnya. Kemudian diikuti dengan nama asam yang ada.

Pada senyawa KCl, garam yang hanya memiliki satu  valensi logam yaitu K atau Kalium. Dan sisa asam yang dimaksud yaitu CL atau Clorida. Lebih jelasnya, begini rumus kimia pupuk KCl. Awal pembentukan senyawa KCl yaitu dari penggabungan basa KOH dan asam HCl.

KOH + HCl = KCl + H2O

Penggabungan basa KOH dan asam HCl tersebut menghasilkan reaksi garam KCL dan H2O atau uap air. Dari basa tersisa logam  K yaitu Kalium. Sedangkan pada senyawa asam tersisa Cl atau Klorida.

Pupuk KCl disebut efektif menyuburkan tanah dengan kandungan Kalium 60% pada K2O. Sifatnya yang netral ini, biasa digunakan untuk pupuk dasar. Unsur K merupakan bagian dari unsur hara makro yang dibutuhkan tanah dalam jumlah yang banyak. Tanaman yang kekurangan Kalium bisa memperlambat atau bahkan menghentikan proses asimilasi atau fotosintesis.

Terdapat dua macam pupuk KCl yang beredar di pasaran. Adalah KCl 80 yang kandungan K2O-nya sebesar 50 % dan KCl 90 dengan kandungan 53% K2O. Penggunaan tersebut tentunya disesuaikan dengan tanamannya.

Meskipun unsur K sangat diperlukan tanaman, Clorida pada KCl bisa menjadi toxic. Kandungan Clorida pada pupuk KCl bisa menjadi racun bagi beberapa tanaman. Misalnya seperti umbi-umbian kentang atau wortel. Untuk Anda yang belum berpengalaman tentu harus menggali informasi lebih jelas lagi mengenai rumus kimia pupuk KCl. Dengan begitu, reaksinya terhadap beberapa tanaman bisa diketahui.

Manfaat Penggunaan Pupuk KCl

Di antara jenis pupuk kimia atau anorganik, pupuk KCl masuk dalam sederet pupuk pilihan para petani. Berdasarkan rumus kimia pupuk KCl, pupuk tersebut mengandung unsur K yang dibutuhkan tanah dalam jumlah banyak. Dan kemudian unsur Cl sebagai pelengkapnya.

Umumnya semua pupuk memang digunakan untuk membuat tanaman subur. Akan tetapi, bukan berarti semua pupuk sama. Unsur yang berbeda tiap pupuk memiliki manfaat yang berbeda, misalnya seperti pupuk KCl. Berikut beberapa manfaat penggunaan pupuk KCl pada tanaman.

  • Membantu penyerapan unsur hara dan kadar air

Unsur K pada pupuk KCl reaktif saat berada di air. Selain itu, sifatnya juga mudah larut. Pemakaian pupuk KCl pada tanaman membantu memaksimalkan penyerapan unsur hara dan air. Hal tersebut membuat tanaman dapat tumbuh optimal.

  •  Menjadikan tanaman lebih kokoh

Tanaman yang kokoh bisa dijadikan tanda bahwa tanaman tersebut sehat. Anda bisa mendapatkan manfaat tersebut dengan menggunakan pupuk KCl. Kandungan pupuk KCl mampu menjadikan batang tanaman lebih kokoh dan tidak rapuh.

Pemakaian pupuk KCl sebagai pupuk dasar karena manfaatnya yang menguatkan tanaman. Hal tersebut sangat bagus untuk persiapan tanaman sebelum menghasilkan buah. Tidak hanya batangnya saja, pupuk KCl diklaim juga menguatkan bunga dan buah agar tidak mudah gugur.

  • Berperan sebagai unsur pengaktif enzim tanaman

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa unsur Kalium dalam pupuk KCl merupakan jenis unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah besar. Salah satu manfaat pupuk KCl yang cukup penting yaitu pengantif enzim pada tanaman.

Ada kurang lebih 80 jenis enzim pada tumbuhan yang membutuhkan unsur Kalium. Bisa dikatakan bahwa unsur K pada rumus kimia pupuk KCl adalah activator enzim pada tumbuhan.

  • Tanaman lebih tahan hama

Pupuk KCl menjadikan tanaman lebih tahan terhadap hama. Hal ini dikarena pupuk KCl membantu tanaman terhidrasi dengan baik. Tanaman yang terhindrasi dengan baik akan membentuk akar dan batang yang kuat. Dengan begitu tanaman lebih tahan diserang hama.

  • Membantu penyaluran proses asimilasi

Manfaat pupuk KCl selanjutnya yaitu dapat membantu proses penyaluran proses asimilasi pada tumbuhan. Apabila penyaluran tidak berjalan baik, proses asimilasi akan terhambat dan menjadikan tanaman gagal panen. Selain itu, kandungan pupuk KCl membentuk serta mengangkut karbohidrat dalam tanaman.

  • Meningkatkan kualitas hasil panen

Banyak dari para petani yang mengatakan bahwa penggunaan puuk KCl membantu meningkatkan kualitas hasil panen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Pertama karena pupuk KCl meningkatkan resistensi penyakit terhadap tanaman.

Tanaman yang bebas hama menjadikan tanaman tumbuh dengan sehat. Tanaman yang sehat tentu mempengaruhi kualitas dari buah yang dihasilkan.

Faktor kedua yaitu kemampuan kandungan pada pupuk KCl untuk membantu proses penyerapan glukosa dalam tanah. Hal tersebut menjadikan hasil panen dengan penggunaan pupuk KCl menjadi lebih berisi, besar, dan terasa manis.

Pupuk KCl memang disebut sebagai pupuk andalan bagi kebanyakan petani. Pupuk KCl ampuh untuk dipakai sebagai pupuk awalan agar membentuk kekokohan tanaman. Sedangkan sebagai pupuk susulan sendiri, pupuk KCl dapat bermanfaat untuk mengoptimalkan hasil panen. Itulah beberapa penjelasan rumus kimia pupuk KCl beserta manfaatnya. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda.