pupuk dolomit untuk sawit

Mengenal Kegunaan Sekaligus Penggunaan Pupuk Dolomit Untuk Sawit

Jenis tanaman apapun itu memang membutuhkan perawatan supaya hasilnya memuaskan. Tak terkecuali dengan tanaman kelapa sawit. Dimana tanaman tersebut juga membutuhkan pupuk paling tepat yang mampu mendukung pertumbuhannya. Penggunaan pupuk kimia yang terbilang berlebihan, kurangnya edukasi tentang cara mengembalikan kesuburan tanah sekaligus cara memanfaatkan tanah pertanian secara terus menerus ini ternyata bisa membuat lahan pertanian banyak mengalami kerusakan. Kini kebanyakan orang memilih pupuk dolomit untuk sawit.

Sebetulnya dolomit itu sama seperti pupuk organik yang mampu membantu kembalikan kesuburan tanah. Suatu contoh sajamengenai lahan tanaman padi yang sudah mempergunakan dolomit ternyata tanaman padinya ini lebih tahan akan serangan hawa wereng. Jadi dolomit itu sebetulnya bukan hanya mampu menyuburkan tanah namun juga tingkatkan daya tahan tanaman akan serangan hama penyakit.

Kemampuan yang sudah dimiliki pupuk dolomit dalam memperbaiki kondisi tanah sebetulnya tidak dimiliki oleh pupuk organik. Tetapi dolomit ini sebetulnya juga sudah menjadi bagian dari pupuk organik. Zat yang sudah terkandung dalam pupuk tersebut ternyata bisa membuat lahan menjadi subur. Pupuk dolomit untuk sawit ini memang mampu perbaiki kondisi tanah terlebih pada perkembunan kelapa sawit.

Biasanya perusahaan perkebunan sawit lebih suka mempergunakan pupuk NPK plus dolomit. Begitu pula dengan penggunaan yang ada pada lahan holtikultura. Sampai dengan saat ini ternyata kebutuhan akan pupuk dolomit untuk sawit semakin meningkat drastis. Manfaat dari dolomit ini ternyata mampu menetralisir lahan rawa yang tadinya masam. Dengan pupuk tersebut maka lahan rawa pun akhirnya bisa ditanam dua kali dalam kurun waktu setahun. Padahal biasanya hanya sekali tanam saja untuk setahun.

Hanya saja pemakaian pupuk dolomit ini perlu diperhatikan jangan sampai berlebihan. Apalagi kini beredar sebuah kabar jika pupuk tersebut ternyata mudah dipalsukan. Kapur ditumbuk kemudian digerus sudah jadi seperti pupuk dolomit. Namun orang yang sudah kenal dengan pupuk tersebut pastinya bisa membedakan jika melihat dari segi fisiknya.

Pengembangan pada lahan rawa konon bakalan menambah kapasitas produksi kelapa sawit. Setidaknya hasilnya pun nanti melimpah dan sesuai dengan harapan. Meskipun kelihatannya perawatan tanaman sawit ini terbilang mudah. Ternyata ada sejumlah tips yang harus diperhatikan supaya hasilnya memuaskan. Terutama dalam hal pemupukan, harus menemukan jenis pupuk terbaik. Selain itu penggunaan pupuk pun juga perlu diperhatikan.

Mengenal kegunaan pupuk dolomit untuk kelapa sawit

Dolomit adalah mineral dengan kandungan kalsium dan juga magnesium. Pupuk dolomit adalah jenis pupuk yang mengandung mineral dolomit. Tujuan paling utama dari penggunaan pupuk ini tak lain hanya untuk meningkatkan pH tanah. Pupuk tersebut konon dibuat hanya di pabrik pupuk ZA dengan bahan bakunya berupa fosfor gypsum ammonia dan juga karbon dioksida. Pupuk tersebut juga mempunyai wujud fisik yang terbilang halus sekali layaknya tepung. Warnanya saja putih kecoklatan dengan sifat homogennya.

Menjadi salah satu jenis pupuk dengan kandungan unsur hara yang terbilang banyak pastinya mempunyai banyak manfaat untuk tanaman kelapa sawit. Jika anda kini merasa penasaran sekali dengan kegunaan pupuk dolomit untuk sawit. Sebaiknya simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

  1. Mampu meningkatkan ph tanah

Perlu anda ketahui ternyata pupuk dolomit untuk sawit ini bisa membantu meningkatkan keasaman tanah yang bakalan ditanami kelapa sawit. Apalagi kebutuhan unsur hara berupa kalsium bahkan magnesium ini terpenuhi dengan baik. Pupuk dolomit mampu menetralisir tanah yang berada sekitar tumbuhan dari kejenuhan.

  1. Mampu percepat tanaman menyerap unsur hara

Siapa sangka ternyata pupuk dolomit ini bisa mempercepatt tanaman kelapa sawit dalam hal penyerapan unsur hara dalam tanah. Hal ini mampu menjadikan porositas tanaman semakin berkualitas sebab adanya unsur kimiawi maupun mikrobiologi bekerja dalam tanah. Jadi tanahnya pun terkesan semakin gembur bahkan mempunyai sirkulasi lebih bagus. Hingga akhirnya tanaman kelapa sawit bisa tumbuh dengan baik sesuai harapan. Jadi usahakan memberikan pupuk dolomit pada tanaman sesuai dengan takaran terbaiknya.

  1. Mampu membantu pembentukan klorofil

Siapa sangka ternyata pupuk dolomit ini mampu membantu dalam hal pembentukan warna hijau daun yang ada padakelapa sawit. Sehingga daunnya pun bisa tampil hijau sempurna. Proses pembuatan makanan pun nantinya semakin mudah dan efektif tentunya.

Itulah tadi sekilas penjelasan mengenai kegunaan pupuk dolomit untuk sawit. Dimana pupuk ini memang bermanfaat sekali bagi pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Usahakan memperhatikan takaran pemberian pupuk paling tepat supaya nantinya pertumbuhannya lebih baik sampai panen. Saat ini kelapa sawit menjadi salah satu tanaman perkebunan yang menjadi incaran. Apalagi jika anda mampu memanen dalam jumlah banyak pastinya mampu berikan banyak penghasilan.

Tips terbaik penggunaan pupuk dolomit agar hasilnya optimal

Ketika anda sudah mengetahui beragam manfaat dari pupuk dolomit untuk kelapa sawit. Pastinya bakalan merasa penasaran juga akan tips penggunaannya agar nantinya bisa menghasilkan sawit berkualitas. Tenang saja karena kita bakalan membahasnya disini. Pupuk tersebut memang kaya akan kandungan unsur haranya sehingga tanah pun semakin subur. Hingga tingkat keasamannya begitu cocok untuk tanaman kelapa sawit.

 Supaya pemakaian pupuk dolomit ini bisa lebih maksimal. Alangkah baiknya memperhatikan beragam tips penggunaannya untuk lahan perkebunan kelapa sawit ini. Dimana dengan beragam tips yang sudah tersedia pastinya anda bakalan puas akan hasilnya saat memanen kelapa sawit. Adapun langkah penggunaan pupuk dolomit untuk sawit yang paling tepat yakni:

  • Taburkan pupuk dolomit sekitar area lahan tanam hingga merata.
  • Usahakan melakukan proses tersebut sebelum akhirnya melakukan penanaman bibit tumbuhan.
  • Masukkan saja pupuk dolomit ini secukupnya saja dalam lubang tanah kelapa sawit. Jika memang sudah kemudian tutuplah menggunakan campuran berupa tanah dan juga pupuk kandang.
  • Diamkan terlebih dahulu area yang sudah anda tabur dengan pupuk tadi selama kurang lebih 2 sampai dengan 3 minggu lamanya.
  • Setelah selesai lahan tanam didiamkan selanjutnya perlu melakukan proses penanaman bibit kelapa sawit.
  • Jangan lupa mencampurkan pupuk dolomit dengan pupuk ZA supaya nantinya mampu menghadirkan unsur hara lengkap tanpa harus menurunkan tingkat keasaman tanah.
  • Taburkanlah campuran pupuk tadi hingga merata tepatnya pada barisan tanaman atau bahkan lubang yang berada di bagian sisi tanaman.

Ternyata mudah dan juga praktis sekali penggunaan pupuk dolomit untuk sawit ini. Dimana semua petani pastinya bisa melakukannya menurut arahan yang sudah tersedia. Hanya saja anda harus memperhatikan takaran dosis terbaiknya supaya pertumbuhan kelapa sawit berjalan dengan baik. Kelapa sawit merupakan salah satu jenis tanaman yang mampu memberikan penghasilan besar. Inilah mengapa anda perlu melakukan perawatan dengan baik dari tanam sampai panennya.

Jika penanganannya tepat maka kelapa sawit pun bisa tumbuh dengan subur bahkan memberikan hasil yang maksimal. Sebetulnya bukan hanya pupuk dolomit saja yang bisa dipergunakan untuk tanaman kelapa sawit. Tetapi masih cukup banyak juga deretan pupuk yang lainnya. Semoga dengan hadirnya penjelasan terkait pupuk dolomit ini semakin memperluas pengetahuan anda. Terlebih bagi siapa saja yang kini sedang merasa kebingungan mencari pupuk yang cocok untuk kelapa sawit.