Pupuk Nasa Untuk Sawit

Penggunaan Pupuk Nasa Untuk Sawit Yang Baik Dan Benar

Salah satu pupuk yang dikenal sangat bermanfaat dan menghasilkan keuntungan bagi para petani sawit adalah pupuk Nasa. Pupuk Nasa untuk sawit memiliki manfaat utama untuk menutupi kekurangan metode ekstensifikasi dan metode intensifikasi? Apa yang dimaksud dengan ekstensifikasi dan intensifikasi?

Ekstensifikasi adalah salah satu metode yang sering digunakan untuk meningkatkan produksi kelapa sawit dengan memperluas lahan pertanian. Sedangkan intensifikasi adalah salah satu  upaya untuk meningkatkan produksi kelapa sawit dengan memanfaatkan atau mengolah lahan yang sudah ada. Nah, karena metode ekstensifikasi dinilai membutuhkan lebih banyak lahan dan modal yang besar, maka penggunaan metode intensifikasi menjadi cara atau alternatif yang harus diambil oleh para petani.

Metode intensifikasi untuk meningkatkan produksi kelapa sawit ini bisa dilakukan dengan bantuan pupuk Nasa. Pupuk Nasa akan mampu megatasi kebutuhan tanaman maupun tanah akan hormon dan enzim pertumbuhan, mikroorganisme, asam organik, dan unsur hara mikro maupun mikro. Untuk itu, yuk mengenal lebih jauh tentang pupuk Nasa!

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Sawit

Selain manfaat yang telah disebutkan sebelumnya, ternyata masih ada banyak manfaat lain dari pupuk Nasa untuk sawit lho! PT Nasa yang merupakan asal muasal Pupuk Nasa merupakan perusahaan yang memproduksi produk agrokompleks organik yang diperuntukkan bagi pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Ada dua jenis produk utama yang ditawarkan yaitu :

  1. Pupuk Organik Granule Modern

Pupuk Organik Granule Modern ini memiliki kandungan unsur yang bisa dikatakan sangat lengkap. Manfaatnya mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, mengurangi penggunaan NPK sebanyak 50%, dan mampu mengurangi biaya transport dan tenaga kerja karena dosis pemakaiannya yang sedikit namun tetap berkualitas.

  1. Power Nutrition Organik Khusus Buah

Sesuai dengan namanya, produk ini adalah nutrisi yang memiliki kandungan unsur yang sangat lengkap. Produk ini mampu meningkatkan produksi buah kelapa sawit dengan cara memperbanyak buah, membantu proses pembuahan di luar musim, meningkatkan kualitas buah, mengurangi kerontokan bunga atau buah, mengurangi kebutuhan pupuk makro NPK hingga 75-90%, meningkatkan keawetan buah dari kerusakan pasca panen, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Dari kedua jenis produk utama yang ditawarkan tersebut sudah bisa diketahui jika pupuk nasa memang didesain khusus dengan segudang manfaat yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu saja, secara umum dan menyeluruh, penggunaan pupuk Nasa memiliki keunggulan atau manfaat lain sebagai berikut.

  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman serta penggunaannya lebih ramah lingkungan.
  2. Membantu perkembangan mikroorganisme tanah seperti cacing, penicillium glaucum, dan makhluk lain yang memiliki manfaat untuk tanaman.
  3. Mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan pupuk lain yang mengandung kadar KCL cukup tinggi di dalamnya.
  4. Membantu tanah mendapatkan unsur makro dan mikro yang lengkap agar tanah bisa menjadi lebih sehat untuk tanaman.
  5. Melarutkan sisa-sisa pupuk kimia yang ada di dalam tanah.
  6. Menjadikan lahan tanah yang keras menjadi gembur berkat kandungan unsur hara di dalam pupuk.
  7. Memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.
  8. Mempercepat pertumbuhan akar pada tanaman dan mempercepat proses pembungaan serta mengurangi kerontokan bunga berkat kandungan sitokinin, auksin, dan giberelinnya.

Dengan beragam keunggulan dan manfaat yang sudah disebutkan, terbukti bahwa pupuk Nasa memiliki kualitas yang sangat mumpuni. Tidak hanya bermanfaat untuk tanaman saja, tapi juga untuk tanah. Pupuk ini juga bisa didapatkan dengan mudah, cukup dengan mencarinya di toko-toko pertanian maupun online store. Mudah sekali kan?

Dengan menggunakan pupuk Nasa untuk sawit para petani juga bisa menurukan biaya penggunaan pupuk kimia hingga 50% dari proporsi biaya selama ini dan peningkatan produksi mencapai 20% hingga 50% dari level produksi sebelumnya. Dengan begitu lahan perkebunan sawit akan menjadi lebih subur, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan produksi melalui metode intensifikasi secara maksimal.

Dosis Penggunaan Pupuk Nasa Untuk Sawit

Dalam usaha meningkatkan produksi kelapa sawit dengan menghindari metode ekstensifikasi, pupuk Nasa hadir untuk memenuhi solusi dengan menggunakan metode intensifikasi. Pupuk Nasa dengan teknologi Pikat Nasa atau Pengelolaan Intensifikasi Kesuburan Aami Terpadu Nasa akan mampu memenuhi kebutuhan tanah dan tanaman secara terpadu.

Apa yang dimaksud dengan memenuhi kebutuhan secara terpadu? Maksudnya adalah secara lengkap mulai dari pemenuhan unsur hara makro dan mikro, asam-asam organik, hormon dan enzim pertumbuhan, serta beberapa jenis mikroorganisme yang berguna bagi tanah dan tanaman. Lalu bagaimana cara penggunaan pupuk nasa untuk sawit? Berikut pemberian dosis yang baik dan benar.

  1. Untuk lahan kelapa sawit 1 hektar atau sekitar 130 – 135 pohon

Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan cara ditabur atau ditebar pada piringan melingkari pohon secara merata. Sebelum itu, pastikan rumput dan gulma di sekitar kelapa sawit sudah dibersihkan. Cara ini bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan kimia atau NPK maupun dengan sistem tunggal.

  1. Untuk tanaman menghasilkan (TM)

Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan dosis : Power Nutrition 3 kg dan pupuk supernasa Granuler 5 sak (50 kg). campurkan keduanya secara merata dan bagi dan aplikasikan secara merata ke tanaman kelapa sawit selama setahun 2 kali.

  1. Untuk tanaman belum menghasilkan (TBM)

Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan dosis : 5 sak (50 kg) lalu bagi dan berikan ke piringan tanaman secara merata.

Penggunaan pupuk nasa untuk sawit juga harus memperhatikan beberapa hal. Sebelum pemupukan dilakukan sebaiknya dilakukan penebaran kapur dolomite sebanyak 2 kg per pokok tanaman kelapa sawit. Setelah itu sekitar 3 – 5 hari setelah penebaran kapur dolomit lakukan pemupukan dengan tata cara dan dosis diatas. Jangan lupa untuk rutin melakukannya setiap 4 buan sekali atau setidaknya setahun 3 kali agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Menggunakan pupuk nasa juga mampu menghemat biaya pemakaian dengan kalkulasi sebagai beriut. Untuk kebutuhan pupuk yang hanya 30 – 50 kg membutuhkan harga Rp 250.000/10kg; Rp 750.000 – Rp 1.250.000 per pemupukan per ha dan 3 kg power nutrition (Rp 688.000) per pemupukan/ha. Jadi biaya yang harus dikeluarkan setiap kali pemukan adalah Rp 1.438.000 – Rp 1.938.000 per ha.

Dengan biaya ini, pemupukan setidaknya akan dilakukan sebanyak 2-3 kali saja setiap tahun. Pemupukan akan bergantung pada kondisi lahan agar bisa mencapai peningkatan produktivitas kelapa sawit secara optimal sebanyak 20% – 50%. Selain itu, saat musim kemarau tiba usahakan untuk melakukan penyiraman di sekitar pirigan dan pemupukan setidaknya 10 liter setiap produk.

Penyiraman ini dilakukan pada saat musim kemarau saja. Penyiraman tidak perlu dilakukan jika kondisi curah hujan cukup. Selain manusia, tumbuhan juga membutuhkan asupan mineral yang cukup agar bisa berkembang dengan baik. Demikian informasi terkait dengan penggunaan pupuk nasa yang ternyata memiliki segudang manfaat yang mungkin tidak akan bisa didapatkan dari produk pupuk jenis lainnya.