pupuk buah sawit

Pupuk Buah Sawit Paling Penting pada Fase Menghasilkan Buah

Memilih pupuk yang tepat untuk tanaman Anda sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai dengan harapan. Apalagi untuk tanaman perkebunan yang tujuan utama panennya adalah untuk kebutuhan komersil. Hal ini juga terjadi pada perkebunan tanaman kelapa sawit. Dengan memilih pupuk buah sawit yang tepat, penggunaan uang untuk pemupukan menjadi sangat penting.

Pemupukan tanaman kelapa sawit

Dalam proses pertumbuhannya tanaman kelapa sawit mengalami 3 fase utama, yaitu fase pembibitan, fase tidak menghasilkan dan fase menghasilkan. Pada 2 fase sebelumnya kandungan yang paling penting untuk diperhatikan adalah kandungan Nitrogen atau N sedangkan pada fase panen atau fase menghasilkan maka komponen P dan K akan dibutuhkan lebih banyak oleh tanaman kelapa sawit.

Meski sangat penting, akan tetapi keberadaan usur hara lain juga sangat diperlukan oleh tanaman sawit dalam tiap fasenya. Hal inilah yang menyebabkan pupuk NPK menjadi pupuk yang sangat penting dalam proses penanaman tanaman kelapa sawit baik itu saat pembibitan hingga saat memanen.

Dengan kandungan NPK yang lengkap, pupuk ini bisa jadi pupuk yang sangat bermanfaat di tiap fase kehidupan tanaman kelapa sawit. Akan tetapi pemilihan NPK harus disesuaikan dengan kebutuhan tiap fase dari pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Tujuannya agar tanaman kelapa sawit tidak kekurangan usur hara dan tentunya dapat berbuah dengan maksimal.

Peran unsur P dalam fase menghasilkan

Fase menghasilkan atau tahap menghasilkan adalah tahap di mana kebutuhan tanaman kelapa sawit lebih condong pada kebutuhan buah dan bunga. Inilah yang menyebabkan unsur P sangat penting dalam fase menghasilkan tanaman kelapa sawit.

Pada fase menghasilkan, sebuah perkebunan tanaman kelapa sawit akan membutuhkan pohon kelapa sawit mereka cepat berbuah, buah lebat dan berkualitas tinggi. Dalam memenuhi kebutuhan ini, pupuk buah sawit yang kaya dengan kandungan fosfor akan memenuhi salah satu dari kebutuhan tersebut.

Dengan menggunakan pupuk yang kaya kandungan fosfor, tanaman kelapa sawit akan mendapatkan manfaat berupa pembentukan buah dan bunga yang cukup cepat. Pembentukan buah dan bunga yang cepat ini disebabkan karena fungsi utama dari pupuk fosfor memang untuk merangsang buah dan bunga.

Pada dasarnya, penggunaan fosfor untuk merangsang buah dan bunga ini berlaku untuk semua tumbuhan berbuah dan berbunga. Inilah yang membuat unsur P ini juga akan sangat penting dalam pemupukan perkebunan tanaman kelapa sawit.

Peran usur K dalam fase menghasilkan

Seperti disebutkan sebelumnya, selain membutuhkan kandungan P, tanaman kelapa sawit Anda juga akan membutuhkan kalium untuk proses pembuahan yang lebih baik. Kandungan kalium pada sebuah pupuk memiliki peran yang sangat banyak.

Peran ini adalah untuk membantu meningkatkan kualitas buah. Nah, jenis peningkatan kualitas buah ini bisa dilihat dari banyak faktor, mulai dari bentuk buah, rasa, berat dan tentunya warna buah. Jadi jika unsur fosfor bertugas untuk meningkatkan jumlah panen maka usur kalium bertugas untuk meningkatkan kualitas hasil panen tanaman kelapa sawit Anda.

Manfaat dari unsur K ini bisa didapatkan karena unsur K memiliki manfaat utama untuk membantu transportasi gula atau glukosa. Hal inilah yang membuat unsur ini sangat penting dalam proses pembentukan buah untuk tanaman apapun.

Pupuk terbaik untuk fase menghasilkan pada tanaman kelapa sawit

Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan berkualitas, Anda akan membutuhkan beberapa jenis pupuk. Pupuk ini adalah pupuk yang saling melengkapi dan bisa juga mengganti. Lalu apa pupuk yang terbaik untuk tanaman kelapa sawit ini?

Pupuk NPK

Seperti disebutkan sebelumnya, salah satu pupuk buah sawit terbaik yang bisa Anda berikan pada tanaman kelapa sawit Anda adalah NPK. Hal ini disebabkan karena NPK memiliki kandungan N, P dan K yang lengkap yang tentunya akan dibutuhkan oleh tanaman. Akan tetapi jenis NPK yang di perlukan ini tidak boleh sembarangan ya!

NPK yang dibutuhkan pada fase menghasilkan pada tanaman kelapa sawit adalah NPK dengan kandungan K yang tinggi. Anda bisa menggunakan NPK 13-6-27, NPK 12-6-22-3 dan yang terakhir adalah NPK 13-8-27-4. Ketiga jenis pupuk ini bisa dipilih sesuai dengan lahan tempat tanaman kelapa sawit ini ditanam. Oh ya, jenis pupuk ini adalah pupuk majemuk ya!

Pupuk KCl untuk fase menghasilkan pada tanaman kelapa sawit

Selain pupuk NPK, salah satu jenis pupuk lain yang cocok untuk tanaman kelapa sawit saat fase menghasilkan adalah pupuk KCl. Sesuai dengan namanya, pupuk KCl adalah pupuk yang dibangun dari bahan K dan juga cl.

Seperti disebutkan sebelumnya, kandungan Vitamin K memang sangat cocok digunakan pada fase menghasilkan pada tanaman kelapa sawit. Inilah yang membuat pupuk ini juga cocok digunakan untuk pembuahan tanaman kelapa sawit.

Oh ya, perlu diketahui pupuk ini adalah jenis pupuk yang bisa Anda berikan secara bersamaan dengan pupuk majemuk yang sudah di jelaskan sebelumnya. Untuk pemberiannya, juga bisa disesuaikan dengan usianya.

Pupuk kieserit

Pupuk buah sawit selanjutnya yang akan kami rekomendasi adalah pupuk kieserit. Pupuk ini sesungguhnya adalah pupuk yang bisa digunakan di tiap fase penanaman buah sawit. Pupuk ini adalah pupuk yang tidak mudah menguap. Pupuk ini memiliki kandungan Mg dan juga Belerang yang sangat cocok untuk tanaman dalam proses pembuahan.

Akan tetapi pupuk ini ternyata tidak hanya bermanfaat pada proses pembuahan, tetapi juga pada proses pembibitan. Hal ini disebabkan karena pupuk ini ternyata sangat membantu dalam proses fotosintesis.

Selain dapat digunakan untuk membantu proses fotosintesis, pupuk kieserit juga memiliki manfaat lainnya. Manfaat tersebut antara lain sebagai aktivasi enzim. Proses aktivasi enzim ini sangat penting untuk metabolisme unsur penting seperti karbohidrat, lemak dan juga gula dari tanah ke tanaman.

Dari semua manfaat pupuk kieserit, manfaat yang terakhir ini adalah manfaat yang paling penting. Apa manfaat tersebut? Manfaat tersebut adalah manfaat pembentukan minyak. Ya! Seperti disebutkan sebelumnya, pupuk kieserit merupakan pupuk yang bisa membantu metabolisme lemak, hal inilah yang membuat tanaman ini bisa digunakan untuk membantu produksi minyak di dalam tanaman kelapa sawit.

Dengan kemampuan tersebut, penggunaan pupuk kieserit pada penanaman tanaman kelapa sawit dapat membantu memperbanyak produksi minyak kelapa. Hal inilah yang membuat perkebunan tanaman kelapa sawit Anda lebih diuntungkan di masa depan.

Nah, sudah tahu bukan jenis-jenis pupuk yang bermanfaat untuk tanaman kelapa sawit Anda. Ingat bahwa kandungan K memang sangat penting dalam pembuahan. Jadi selain pupuk di atas, pupuk lain dengan kandungan yang tinggi juga bisa membantu Anda untuk meningkatkan produktivitas dari kebun sawit Anda.

Oh ya, meski memiliki pupuk dengan kandungan untuk buah yang tinggi sangat penting, pastikan Anda tetap memperhatikan pemberian pupuk ideal untuk tanaman Anda. Mengapa? Karena pemberian pupuk buah sawit yang berlebihan ternyata juga bisa menyebabkan pohon sawit Anda keracunan.