Pupuk NPK Organik

Mengenal Pupuk NPK Organik Yang Sangat Berguna Untuk Kesuburan Tanaman

Bukan rahasia lagi jika pupuk menjadi salah satu unsur penting untuk kesuburan tanaman. Sejauh ini, ada banyak varian pupuk yang bisa kita gunakan dan jumpai. Mulai dari pupuk organik, buatan, padat maupun cair. Salah satu pupuk yang dikenal bisa menyuburkan tanaman secara maksimal adalah Pupuk NPK Organik.

Sejauh ini ada dua jenis Pupuk NPK, yang pertama yaitu pupuk buatan dan selanjutnya adalah pupuk organik. Pupuk NPK yang dibuat secara organik bisa berasal dari rumah tangga sendiri. Jadi, anda bisa menggunakan limbah rumah tangga untuk hal yang lebih bermanfaat. Selain bermanfaat anda juga bisa menghemat biaya.

Limbah rumah tangga ternyata memiliki kandungan yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh subur. Tahukah anda jika ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi, fosfor, potassium, dan magnesium? Zat-zat yang disebutkan adalah unsur yang sangat diperlukan untuk membuat pupuk dan bermanfaat untuk kesuuburan tanaman. Ampas kopi juga sangat disukai oleh cacing sehingga penggunaannya sebagai pupuk akan membuat cacing mengeluarkan mineral yang baik untuk tanah.

Manfaat Pupuk NPK Organik

Selain ampas kopi, masih ada banyak lagi limbah rumah tangga yang bisa digunakan untuk membuat pupuk. Seperti cangkang telur maupun kulit pisang. Cangkang telur mengandung kalsium karbonat yang penting untuk kesehatan tanaman agar lebih sehat dan tahan terhadap jenis penyakit. Lalu kulit pisang mengandung banyak kalsium dan fosfor yang akan bermanfaat untuk memperkuat jaringan dan mencegah penyakit pada tanaman.

Mengapa sih Pupuk NPK Organik dinilai sangat berguna untuk kesuburan tanaman? Pupuk ini memiliki tiga kandungan penting sesuai namanya yaitu Nitrogen, Fosfor, dan Kalium. Ketiga kandungan ini memang sangat dibutuhkan untuk kesuburan tanaman. Selain ketiga zat penting tersebut, pupuk ini juga dilengkapi dengan beberapa kandungan lain seperti sulfur dan magnesium yang dicampur oleh air.

Pupuk NPK sendiri ternyata terdiri dari beberapa jenis varian, ada tiga jenis varian yaitu :

  • NPK 15-15-15
  • NPK 16-16-15
  • NPK Kelapa Sawit

Ketiga jenis varian dari Pupuk NPK diatas memiliki tingkat unsur hara Nitrogen. Fosfor, dan Kalium yang tinggi dengan dilengkapi magnesium dan kalsium sebagai zat pendukungnya. Nah, untuk lebih lengkapnya berikut ini beberapa manfaat yang perlu anda ketahui dari penggunaan Pupuk NPK untuk tanaman.

  • Membantu Memperlancar Metabolisme Tanaman

Pupuk NPK bermanfaat untuk meningkatkan dan memperlancar metabolisme tanaman. Hal ini disebabkan pupuk NPK akan memberikan energi baik pada tanaman sehingga mampu membuat tumbuh kembang tanaman menjadi sehat. Pupuk ini juga mampu meningkatkan waktu panen yang lebih cepat jika dibandingkan dengan pupuk biasa.

  • Membantu Memperkuat Ketahanan Tanaman

Memastikan dinding tanaman dalam kondisi yang tebal akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi sehat. Nah, penggunaan Pupuk NPK akan membantu melindungi dinding dari cuaca ekstrim yang bisa mempengaruhi kesehatan dan kesuburan tanaman. Untuk hasil yang maksimal, anda bisa memberikan pupuk NPK selama seminggu sekali untuk menguatkan tanaman termasuk unsur haranya.

  • Membentuk Enzim dan Vitamin

Pupuk NPK bermanfaat untuk membentuk enim dan memberikan vitamin pada tanaman. Enzim dan vitamin yang dibentuk oleh pupuk NPK ini sesuai dengan kebutuhan tanaman sehingga sangat baik untuk kesuburannya. Manfaat yang satu ini akan sangat berguna untuk tanaman yang tersimpan di dalam rumah. Sebab tanaman yang ada di rumah akan membutuhkan ekstra nutrisi karena tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.

  • Membantu Pembelahan Sel Serta Respirasi Tanaman

Respirasi atau sistem pernafasan tanaman menjadi hal yang harus diperhatikan. Sistem respirasi dan pembelahan sel yang sehat akan mampu membuat tanah menjadi gembur sehingga proses pertumbuhan tanaman akan cepat. Manfaat ini bisa didapatkan berkat kandungan fosfor yang ada di dalam pupuk NPK.

  • Mengusir Hama

Hama menjadi parasit yang sangat berbhaya untuk tanaman. Oleh karena itu penggunaan pupuk NPK sangat diperlukan. Sebab zat dan kandungan yang ada di dalamnya sangat baik untuk melindungi tanaman dari gulma seperti hama dan ulat. Hama yang menempel pada tumbuhan akan mati sehingga tanaman bisa tumbuh lebih sehat dan tidak mengurangi kualitasnya saat dikonsumsi.

  • Membantu Merangsang Sel Pertumbuhan Akar

Berkat kalsium dan zat CaO yang ada di dalam pupuk NPK, pertumbuhan akar pada tanaman akan lebih maksimal. Jadi tidak hanya membantuk mempercepat pertumbuhan tanaman melalui sistem respirasi saja. Pupuk NPK juga dapat merangsang sel pertumbuhan akar pada tanaman.

Nah, itu dia beberapa manfaat penggunaan Pupuk NPK Organik yang sangat baik untuk tanaman. Seara umum, manfaat penggunaan pupuk ini adalah untuk membantu pertumbuhan tanaman agar bisa berkembang secara maksimal. Setiap unsur hara yang ada di dalamnya memiliki peran yang berbeda dalam membantu pertumbuhan tanaman. Unsur Nitrogen., Fosfor, dan Kalium yang ada akan saling melengkapi dan merupakan satu kesatuan yang dibutuhkan oleh tanaman.

Apakah Pupuk NPK Bisa Dibuat Sendiri?

Tujuan utama pembuatan pupuk adalah untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan oleh tanaman sehingga tanaman mampu tumbuh dan memproduksi dengan lebih baik. Selama ini kita mengenal dua jenis pupuk yaitu pupuk organik dan non organik atau biasa disebut dengan pupuk kimia. Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia.

Oleh sebab itu, diatas sudah dijelaskan bahwa untuk membuat Pupuk NPK Organik anda bisa memanfatkan limbah rumah tangga. Karena materialnya mengandung lebih banyak bahan organik dibandingkan kadar haranya, ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan ketika menggunakannya. Nah, untuk anda yang ingin mencoba membuat pupuk NPK sendiri bisa mengikuti langkah di bawah.

  • Gunakan Air Kelapa, gula, dan MA11 untuk membuat unsur Nitrogen (N)

Campurkan sebanyak 50 liter air kelapa dan 1 kg gula pasir ke dalam ember. Jika sudah tercampur secara sempurna, tambahkan 1 liter MA11 sebagai decomposer.

  • Gunakan Batang Gedebok Pisang, Air, Gula, dan MA11 untuk membuat unsur Fosfor (P)

Cacah gedebok pisang sekitar 50 kg kemudian masukkan ke dalam ember. Isi ember dengan air sebanyak 100 liter dan 1 kg gula. Kemudian aduk hingga merata dan tabahan MA11 sebanyak 1 liter sebagai decomposer.

  • Gunakan Sabut Kelapa, Air, Gula, dan MA11 untuk membuat unsur Kalium (K)

Isi ember dengan sabut kelapa sebanyak 50 kg yang sudah dirajang halus. Kemudian tambahkan 100 liter air dan 1 kg gula lalu aduk hingga rata. Tambahkan MA11 sebanyak 1 liter sebagai decomposer.

Setelah langkah di atas semua selesai, anda bisa menutup rapat ember dengan rapat agar proses fermentasi bisa berjalan dengan baik. Setelah tujuh hari, pupuk sudah dapat digunakan. Anda bisa menggunakan pupuk NPK organi dengan mencampur ketiga unsur sebanyak masing-masing1 liter untuk 1 tangki semprot. Ampas pembuatan pupuk bisa digunakan untuk menjadi pupuk kompos. Selamat mencoba!