Penggunaan Pupuk KCL Untuk Rumput

Perawatan, dan Manfaat Penggunaan Pupuk KCL untuk Rumput Gajah Mini

Taman rumah perlu untuk dirancang secara khusus agar bisa menghijaukan lingkungan. Salah satu unsur paling penting dari suatu taman adalah bagian rumput yang berperan mirip karpet warna hijau. Warna taman yang didominasi dengan hijau bisa menghilangkan stress. Artikel kali ini akan membahas tentang perawatandan penggunaan pupuk KCL untuk rumput Gajah Mini.

Taman yang asri cocok dipakai untuk family gathering juga. Tertarik untuk memelihara rumput Gajah Mini ini? Anda perlu membaca ulasannya sampai selesai. Bagaimanapun menanam rumput Gajah Mini jauh lebih baik daripada hanya sekedar menggunakan rumput sintetis sebagai karpet taman.

Apa Itu Rumput Gajah Mini?

Mungkin Anda masih sangat awam tentang rumput Gajah Mini. Rumput ini sering disebut dengan Dwarf Elephant Grass maupun Mott Elephant Grass. Karakteristik dari tanaman tersebut adalah mampu berkembangan pada musim kemarau di tempat dengan kesuburan tanah rendah.

Jenis rumput Gajah Mini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. W. Hanna dan dilanjutkan oleh Dr. Mott yang merupakan kolega Dr. W. Hanna. Rumput gajah mini menjadi populer di Indonesia sejak tahun 2007. Akhirnya rumput tersebut dikembangkan lebih banyak hingga menjangkau seluruh kawasan Indonesia.

Berdasarkan Cybex Pertanian, ciri-ciri dari rumputnya adalah tidak kompatibel ditanam pada lahan yang tergenang air. Intensitas cahaya yang diperlukan rumput juga harus cukup sehingga kurang berkembang optimal ketika ditanam pada lahan rindang.

Rumputnya memiliki bulu halus terutama di bagian daun dan batangnya gemuk. Pemupukan secara rutin dapat meningkatkan pertumbuhan sehingga perlu interval pemotongan lebih rutin antara 30 hingga 40 hari. Anda hanya perlu menanam rumput ini sekali dan bisa dipanen secara kontinu.

Cara Menanam Rumput Gajah Mini

Alat yang diperlukan untuk menanam rumput Gajah Mini adalah garpu tanam, sekop, pupuk, dan selang taman. Apabila Anda sudah menyiapkan seluruh peralatannya maka bisa segera memulai menanam. Beberapa langkah untuk menanamnya dapat disimak di bawah ini:

  1. Pemilihan Lokasi Penanaman

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebagai persiapan penanaman rumput gajah mini adalah memilih lokasi yang tepat. Lokasi yang cocok ditanami harus mendapatkan sinar matahari minimal selama 6 jam. Kemudian Anda perlu membuat bagian tanah menjadi gembur.

Penggemburan dilakukan dengan menggunakan garpu taman sedalam 6 – 8 inci. Apabila tidak memiliki garpu taman Anda bisa menggunakan sekop untuk menggemburkan tanah. Selanjutnya gali 2 – 3 inci guna pemberian pupuk yang dapat meningkatkan drainase tanah maupun kesuburan tanah.

  • Penggalian Lubang Tanaman

Anda sudah menemukan lokasi yang tepat dan sudah melalui proses penggemburan tanah. Langkah berikutnya dilakukan dengan penggalian lubang untuk menanam di tanah yang sudah digemburkan. Setiap lubang harus punya kedalam yang serupa. Selain itu lebarnya harus dua kali lebih besar daripada wadah rumputnya.

Pembuatan lubang perlu diberi jarak khusus antara 2 – 6. Jarak antara lubang satu dengan lainnya bergantung terhadap kultivar yang dimiliki.

  • Mulai Menanam

Pada proses penanaman Anda bisa mulai mengambil rumput gajah mini dari wadahnya. Anda bisa menggunakan pisau guna memisahkan tanaman dari tanah dan wadahnya. Letakkan rumput, akar, dan keseluruhan bagian rumput dalam lubang.

Geser tanah disekitarnya untuk pengisian lubang. Pada proses penanaman juga perlu ditambahkan dengan pupuk KCL. Lakukan penanaman dengan pola zig zag.

Siram seluruh rumput yang sudah ditanam dengan air sebanyak 1 inci. Beri 2 inci mulsa di sekitar rumput. Mulsa bisa bersifat pilihan saja karena sebagai cara untuk mempertahankan kelembaban tanah. Rumput gajah mini dapat tumbuh dengan subur ketika tanah berada dalam kondisi lembab meskipun pada tanah cukup kering juga masih bisa hidup.

Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan rumput gajah mini dari pertumbuhan gulma. Hindarkan juga dari injakan kaki maupun hewan ternak seperti ayam.

Gangguan-gangguan tersebut dapat menghalangi pertumbuhan rumputnya. Setelah mengetahui cara penanaman Anda perlu memahami cara perawatan dan juga penggunaan pupuk KCL-nya.

Perawatan dan Penggunaan Pupuk KCL untuk Rumput Gajah Mini

Jika seseorang sudah melakukan penanaman terhadap rumput ini maka penting untuk melakukan perawatan. Proses perawatan yang rutin dapat membuat pertumbuhan menjadi seindah karpet hijau di sepanjang mata memandang. Beberapa langkah untuk perawatan dan penggunaan pupuk KCL untuk rumput Gajah Mini dapat dipahami berikut.

  1. Siram secara Rutin

Perawatan terhadap rumput ini yang terpenting adalah menyiram dengan rutin. Gunakan gembor bersemprotan halus untuk menyiram. Pastikan Anda sama sekali tidak menggunakan gayung ketika menyiram.

Sewaktu musim penghujan tiba Anda bisa mulai mengurangi intensitas menyiram. Air hujan sudah cukup membuat kondisi tanah menjadi lembab dan mendukung perkembangan rumputnya.

  • Penggunaan Pupuk KCL untuk Rumput Gajah Mini

Penggunaan pupuk KCL disarankan sekitar 100 – 200 gram per polybag. Jika Anda memiliki taman sampai dengan hektaran maka setidaknya perlu menyiapkan pupuk sekitar 20 kg untuk tiap hektar. Pemberian pupuk dapat menunjang perkembangan rumput gajah mini. Pupuk menyediakan banyak nutrisi yang berguna untuk perkembangan rumputnya.

  • Pemangkasan Rumput

Rumput gajah mini dapat menjadi semakin tinggi bila tidak dipangkas. Setidaknya Anda memerlukan pemangkasan sebanyak 1 hingga 2 kali sebulan. Teknik pemangkasan pada rumput ini lebih sering disebut proses edging.

Proses edging dapat membatasi pertumbuhan rumput gajah mini agar tidak terlalu tinggi. Selain membatasi pertumbuhan, teknik edging juga diharapkan mampu membuat rumput tumbuh lebat sehingga terlihat semakin mirip dengan hamparan karpet hijau di taman.

  • Penggemburan Tanah

Anda juga perlu sesekali kembali melakukan penggemburan tanah. Proses penggemburan kembali ini dapat Anda langsungkan saat rumputnya sudah berkembang subur dan lebat. Setiap kali rumput gajah mini ini sudah tumbuh dengan lebat biasanya akan membuat tanah menjadi kering. Penggemburan tanah dapat membantu proses penyerapan air.  

  • Penyiangan Gulma dan Pemberantasan Hama

Pemeliharaan rumput Gajah Mini juga harus memperhatikan penyiangan dari gulma. Gulma dapat mengganggu serapan nutrisi dari rumput sehingga perlu dicabut secara rutin. Selain itu penting untuk menghilangkan hama dengan semprotan pestisida. Pestisida dapat membunuh hama ulat yang sering memakan rumput tersebut.

Manfaat Pupuk KCL pada Rumput Gajah Mini

Pupuk merupakan pendukung pemberian nutrisi pada tanaman di awal penanaman. Proses pemberian pupuk terkadang juga perlu diulang setelah proses penggemburan tanah. Pemberian pupuk KCL secara rutin bisa membantu pemeliharaan kesuburan tanah yang berdampak langsung terhadap perkembangan rumput juga.

Pertumbuhan daun dan akar juga semakin cepat dengan penggunaan pupuk KCL sesuai dosis. Dalam memberikan pupuk juga jangan berlebihan dari dosis yang dianjurkan. Pemberian pupuk berlebihan justru memicu tanaman menjadi layu. Pemberian pupuk yang berlebihan juga bisa menghambat penyerapan unsur Magnesium dan Boron.

Jika pemberian pupuk terlalu banyak secara ekstrem, dapat menyebabkan tanaman menjadi mati. Sesekali Anda juga bisa menambahkan dengan kompos (pupuk organik). Pemberian pupuk organik juga tidak boleh berlebihan karena dapat mempengaruhi aktivitas mikroorganisme dalam tanah yang berguna pada pertumbuhan tanaman.